ISLAM=TERORIS? IT’S WRONG

Welcome friends  Mohammad Nizam Mustaqim’s Blog. In this blog you will get some informations about :
my favorite writing for ISLAM=TERORIS? IT’S WRONG | ISLAM=TERORIS? IT’S WRONG I believe | ISLAM=TERORIS? IT’S WRONG can give you inspiration and more others benefit



                Islam adalah agama samawi yang turun langsung dari Allah SWT. Di dalam ajaran  agama Islam tidak akan pernah ada keraguan karena Islam telah dijelaskan di dalam Al-qur’an. Dan Al-qur’an jelas merupakan wahyu yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia melalui Nabi akhiruzzaman Muhammad SAW. Islam mengajarkan perdamaian dan toleransi antar umat beragama tetapi mengapa sekarang Islam diidentikkan dengan tindak anarkisme dan terorisme. Banyak orang menganggap Islam adalah sarang teroris. Sebagai muslim sejati, jelas kita tidak terima jika agama semulia dan sesuci Islam disamakan dengan terorisme yang hina.
                Menurut hemat saya, Islam identik dengan teroris disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kebanyakan teroris yang tertangkap adalah beragama Islam. Okay! Sementara bisa diterima alasan ini karena memang realita berkata seperti itu. Para teroris ini adalah hanyalah orang-orang yang mempelajari Islam setengah-setengah dan hanya menggunakan pendekatan logika sajadengan menafikan unsur toleransi beragama. Mereka salah mengartikan dan memahami arti dari jihad yang sebenarnya. Jihad adalah berjuang di jalan Allah SWT dan di bawah panji kebenaran Islam. Disinilah letak kesalahannya, mereka hanya berjuang di jalan Allah SWT dengan memerangi kaum kafir tapi teroris ini tidak memperhatikan unsur “berjuang di bawah panji kebenaran Islam”. Unsur ini dapat diartikan bahwa berjuang yang sebenarnya haruslah sesuai aturan syari’at Islam. Islam dengan sangat tegas mengajarkan saling menghargai antar umat beragama sehingga jika men-generalisasikan Islam sebagai pusat teroris adalah suatu kesalahan fatal. Alasannya karena yang berbuat tindak terorisme ini hanyala sebagian kecil umat muslim saja.
                Berjuang bukan berarti harus berperang tetapi berjuang adalah pengorbanan yang nilainya tidak bisa dinilai dengan besaran uang. Penulis ingin menyontohkan bentuk jihad yang paling sederhana adalah BELAJAR. Tepatnya mempelajari ilmu-ilmu Allah SWT baik ilmu agama maupun ilmu umum. Dengan menuntut ilmu seseorang bisa memperoleh tambahan cakrawala pengetahuan yang nantinya bisa diamalkan untuk memajukan agama Islam yang pernah berjaya dengan masa keemasan yang gemilang. Inilah tugas kita sebagai generasi muda Islam yang dituntut mampu mengulangi masa terindah dalam sejarah umat Islam. Jangan berjuang di jalan yang salah, pahami arti jihad yang sesungguhnya dengan di bawah pengawasa ulama’ Ahlussunnah wal Jama’ah. Memang jihad bisa juga dengan berperang namun hal ini dapat dilakukan dengan syarat tidak ada pilihan lain, yakni bila umat Islam akan dijajah dan keimanan umat Islam diganggu sebagaimana peperangan yang terjadi pada zaman Rasulullah Sollallahu Alaihi Wassalam seperti perang Badar, Uhud, Khondaq, dan masih banyak lagi. Pada perang-perang tersebut, Islam bisa menang karena memiliki orang yang ahli siasat yang mempunyai pengetahuan luas. Oleh karena itu, marilah kita teruskan perjuangan untuk memajukan dunia keilmuan Islam agar kita bisa bersaing dengan negara-negara Barat. Ironis sebenarnya bila melihat negara sekaya Arab Saudi dan sebagian negara Timur Tengah lainnya harus tunduk kepada Amerika. Mereka tunduk bukan karena miskin harta tapi miskin ilmu pengetahuan sehingga kalah telak dalam era persaingan dunia globalisasi yang modern ini dengan perlombaan kecanggihan teknologi. Ayo ikhwan dan akhwat!!! Perjuangan bukan berarti harus mati tetapi perjuangan demi harga diri agama dan bangsa ini. Sekarang bukan zamannya bermusuhan melainkan zamannya bersaing untuk kemajuan. Ingat kawan!!! Islam adalah agama mayoritas penduduk di dunia. Islam telah menjadi identitas penduduk di bumi. Mari kita ulangi kejayaan Islam di bidang ilmu pengetahuan yang telah melahirkan ilmuwan sekelas Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, dan lain-lain. Ayo harumkan islam dengan agungnya ilmu, jangan rusak Islam dengan memperbanyak musuh. Islam adalah agama yang damai bukan agama yang antipati. Menuntut ilmu itu hukumnya wajib  saudaraku sekalian. Rasulullah bersabda bahwa menuntut ilmu itu sejak dari buaian hingga liat kubur sehingga bisa kita pahami kalau menuntut ilmu itu tiada batasan waktu. Semangat kawan kita PASTI BISA. Good luck arsitek peradaban Islam. Tanamkan pada jiwamu bahwa kita bisa dan tak akan pernah kalah. Hwaiting!!!!. Wallahu ‘alam bisshowab.
                By: El-Nizamora  ^_____^

We have been providing the best information about ISLAM=TERORIS? IT’S WRONG For you. If you liked this information, please tell your friends on Facebook, Twitter, Pinterest, Google plus or Email using social buttons below. Happy Reading ^_^. Mohammad Nizam Mustaqim

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Desain Kemasan

ESAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Penantian Berharga Pasca Kampus #KesempatanKedua